Showing posts with label Kimia. Show all posts
Showing posts with label Kimia. Show all posts

Friday, December 16, 2011

Review Sifat Koligatif Larutan

Review Sifat Koligatif Larutan
Sifat koligatif larutan adalah sifat fisis larutan yang hanya tergantung pada jumlah partikel zat terlarut dan tidak tergantung dr jenis zat terlarut.

Sifat koligatif larutan terdiri atas :
- Penurunan tekanan uap
- Kenaikan titik didih
- Penurunan titik beku
- Tekanan osmotik larutan

Namun sebelum itu kita harus mengetahui hal- hal berikut :

• Molar, yaitu jumlah mol zat terlarut dalam 1 liter larutan

• Molal, yaitu jumlah mol zat terlarut dalam 1 kg larutan

• Fraksi mol, yaitu perbandingan mol zat terlarut dengan jumlah mol zat pelarut dan zat terlarut

Setelah mengetahui hal-hal di atas, sekarang kita menginjak pada sifat koligatif yang pertama, yaitu penurunan tekanan uap.
Penurunan tekanan uap adalah kecenderungan molekul-molekul cairan untuk melepaskan diri dari molekul-molekul cairan di sekitarnya dan menjadi uap. Jika ke dalam cairan dimasukkan suatu zat terlarut yang sukar menguap dan membentuk suatu larutan, maka hanya sebagian pelarut saja yang menguap, karene sebagian yang lain penguapannya dihalangi oleh zat terlarut. Besarnya penurunan ini di selidiki oleh Raoult lalu dirumuskan sebagai berikut :

Sifat yang berikutnya adalah kenaikan titik didih dan penurunan titik beku. Titik didih larutan selalu lebih tinggi dibandingkan titik didih pelarut. hal sebaliknya berlaku pada titik beku larutan yang lebih rendah dibandingkan pelarut. Sifat ini dirumuskan sebagai berikut :

Terakhir kita pelajari tekanan osmotik larutan. Osmosis atau osmotik adalah proses berpindahnya zat cair dari larutan hipOtonis ke larutan hipertonis melalui membran semipermiabel. Osmosis dapat dihentikan jika diberi tekanan, tekanan yang diberikan inilah yang disebut tekanan osmotik. Tekanan osmotik dirumuskan :

Untuk larutan elektrolit ditemukan penyimpangan oleh Vanit Hoff. Penyimpangan ini terlajdi karena larutan elektrolit terdisosiasi di dalam air menjadi ion, sehingga zat terlarut jumlahnya menjadi berlipat. Dari sini dibutuhkan faktor pengali atau lumrah disebut faktor Vanit Hoff. Dirumuskan sebagai berikut :
»»  Read More

Saturday, December 3, 2011

Tips Menghilangkan Organisme Pada Tembikar Lama

Tips Menghilangkan Organisme Pada Tembikar Lama
Tips Menghilangkan Organisme Pada Tembikar Lama - Seorang profesor yang tidak dikenal, yang sedang mempelajari organisme yang menempel, bersedia menjawab pertanyaan di atas.

Oleh karena barang tembikar dibuat dari pembakaran tanah liat dalam oven, saya kira asam klorida tidak dapat merusak barang tembikar tersebut.

Seperti yang Anda ketahui, asam klorida disimpan dalam botol kaca. Kaca adalah silikat amorf (silika), dan komponen utama tanah liat adalah juga silika. Sebagai tambahan, zat pelapis untuk tembikar juga termasuk kaca. Oleh karenanya, jika waktu perendaman relatif singkat, saya kira ide yang bagus untuk menggunakan asam klorida encer untuk membersihkan bahan tembikar.

Lebih jauh lagi, karena kerang laut dan remis terdiri dari senyawa karbonat, maka dapat dilarutkan dalam asam klorida encer. Jika Anda menguji konsentrasi asam klorida encer dan lamanya waktu perendaman, saya pikir Anda dapat membersihkan bahan tembikar secara efektif.

Walaupun saya tidak tahu sulitnya membeli asam klorida encer, asam klorida encer tidaklah berbahaya jika Anda menanganinya dengan benar.

Mungkin ada beberapa cara lain untuk menghilangkan organisme yang menempel pada bahan tembikar, tetapi jawaban di atas adalah salah satunya.
Tips Menghilangkan Organisme Pada Tembikar Lama dikutip dari chem-is-try.org
»»  Read More

Superatom: Mengubah Atom Non-Magnet Menjadi Magnet

Superatom: Mengubah Atom Non-Magnet Menjadi Magnet
Superatom: Mengubah Atom Non-Magnet Menjadi Magnet
Kebanyakan atom atau unsur memiliki kecenderungan untuk membentuk molekul senyawa dengan karakteristik yang berbeda dengan unsur penyusunnya maupun unsur lain yang ada di tabel periodik. Namun beberapa unsur ditemui dapat membentuk kelompok atom yang menyerupai unsur lain di tabel periodik dengan karakter magnetik yang tidak biasa.

Suatu tim dari Virginia Commonwealth University telah menemukan suatu jenis baru superatom. Superatom ini terdiri dari atom magnesium yang termagnetisasi, meskipun magnesium alami tidak memiliki aktivitas magnetisme. Tim ini melaporkan bahwa superatom ini terbentuk dari logam pusat besi (Fe) dan 8 atom magnesium (Mg) membentuk struktur yang stabil menyerupai ikosahedral. Klaster ini membentuk semacam magnet kecil dengan sumber magnet berasal dari logam besi dan magnesium yang termagnetisasi. Kombinasi ini sesuai dengan kekuatan magnet dari satu atom Fe dengan distrbusi elektron spin tertentu yang merata di seluruh bagian klaster. Hasil riset mereka telah dipublikasikan pada Proceedings of the National Academy of Sciences.

Riset yang didukung oleh U.S Department of Energy ini membuka peluang ditemukannya metode yang lebih efisien untuk mengubah atom yang tidak bersifat magnet menjadi magnet melalui pengaturan atom magnet tunggal. Meskipun terdapat lebih dari seratus unsur pada tabel periodik, hanya terdapat 9 unsur yang memiliiki karakter magnet pada keadaan padat. Kombinasi antara karakter magnet dan konduktivitas dari superatom ini juga menjadi keuntungan.Magnesium merupakan konduktror listrik yang baik sehingga superatom ini menggabungkan karakter magnet dan konduktivitas listrik pada kulit terluar.

Kestabilan superatom ini dipengaruhi oleh struktur elektronik dari masing-masing penyusunnya. Kelompok superatom dengan delapan atom magnesium menambah kestabilan karena orbital valensi elektron yang terisi penuh. Orbital valensi yang penuh ini lebih sulit dipisahkan dibandingkan dengan orbital yang kosong atau setengah terisi sehingga menjadi lebih stabil. Orbital valensi yang penuh ini ditemui pada golongan gas mulia.

Kombinasi antara karakter kemagnetan dan konduktivitas listrik dari superatom ini dapat digunakan untuk aplikasi perangkat “elektronik molekular”. Teknologi semacam ini dapat menciptakan perkembangan di dunia komputer kuantum dengan prosesor yang lebih cepat, penyimpanan data yang lebih besar, dan sistem pengolahan data yang lebih terintegrasi.
»»  Read More
 
Copyright 2009 Kid Blog|Privacy Policy